.
Logo Metro TV

Ustad Ambiya: Dakwah Dalam Stand Up Comedy

Sudah tiga kali Ustad Ambiya tampil di SUC Metro TV. Awalnya beliau sedang nge-MC di sebuah pengajian lalu diajak oleh Brillianto (salah satu produser SUC Metro TV) untuk standup di Stand Up Comedy Spesial Maulid. Terbentuk dalam keluarga yang memang biasa ngebanyol, maklum orang betawi. Beliau pernah ikut ajang bakat Da’i Muda di salah satu stasiun tv swasta. “Saya kenal stand up comedy di Metro TV. Standup itu kalo bahasa saya “gue banget”, karena dalam dakwah saya memang biasa sisipkan komedi. Tidak semua orang suka yang serius, umur saya juga masih 28 tahun,  segmentasi saya juga anak muda. Anak muda juga tidak mau digurui dan di-judge, dengan metode standup ini bisa mempermudah dakwah saya” ujar ustad Ambiya. Dalam standup ust Ambiya juga menyampaikan dakwah, broh!
 
“Inspirasi saya dalam mencari materi, saya suka beberapa ulama. Secara tidak langsung ulama juga standup, saya juga suka joke mereka, inspirasi saya dari situ. Saya improve dan mengembangkan bahannya. Saya memang ambil bahan dan belajar dari ulama-ulama dan guru-guru saya” ujar ustat Ambiya.
 
Sebelum belisu ikutan ajang pencarian bakat DAI Muda, beliau pernah menjadi helper untuk grup lawak Patrio. Dan kebetulan juga sang abang adalah manager Patrio. Jadi, setiap ada acara beliau suka ikut dan belajar joke-nya disitu. “Jalan saya dakwah, tapi saya masuknya kearah komedi”, jelasnya.
 
“Stand up adalah komedi yang lebih cerdas dari pada yang harus diumpan atau yang main fisik. Belum tentu semua pelawak bisa. Di standup comedy ini rata-rata mereka yang cerdas” begituah pendapat ustad Ambiya tentang SUC.
 
 
 
Laura
 


Baca Yang Ini Juga:

comments powered by Disqus