.
Logo Metro TV

Ikang Fawzi: Stand Up Comedy Hiburan Bersahaja

metrotvnews.com MENJAJAL panggung stand up comedy, Ahmad Zulfikar Fawzi atau yang akrab disapa Ikang Fawzi mengaku gembira. Panggung stand up comedy memang hal baru bagi Ikang Fawzi. Namun, pria kelahiran Jakarta, 23 Oktober 1959, itu bisa tampil lepas dan berbalas canda dengan comic lainnya.

"Tadi setiap orang tampil penuh, dalam arti kata joke-joke nya kena semua," kata Ikang Fawzi kepada Metrotvnews.com usai taping Stand Up Comedy edisi spesial Ramadan di studio Metro TV.

Awalnya, ayah dua anak itu sempat khawatir penampilannya akan garing di atas panggung. Ikang pun memperhatikan suasana syuting stand up comedy dari awal acara.

"Makanya aku bilang ingin lihat dari pertama, supaya bisa masuk ke mereka," cerita suami Marissa Haque itu.

Saat tampil di atas panggung, Ikang berkali-kali disindir comic lain dengan sapaan, "Hay Guys." Sapaan itu kini memang lekat dengan Ikang, akibat sebuah iklan yang ia bintangi. Namun, Ikang tidak tersinggung. Ia justru merasa mendapat angin dan berhasil membuat penonton tertawa.

"Di dunia ini kita harus santai, siapa sih saya yang tidak bisa diledek? Saya suka ngeledekorang, ya otomatis saya harus mau diledek," jawab Ikang.

Menurutnya, sapaan itu menjadi sebuah keberhasilan baginya menyampaikan pesan. Bila iklan tersebut sukses karena dibintangi olehnya, berarti itu nilai tambah buat Ikang.

Ikang merasa terkesan dan terhormat bisa tampil di panggung stand up comedy. Menurutnya, stand up comedy merupakan hiburan yang memiliki nilai tambah. Sebab orang harus berpikir untuk tertawa. Orang juga harus siap diledek dan meledek tanpa merasa tersinggung.

"Stand up comedy itu hiburan bersahaja, this is the good show! Saya terkesan dan terhormatbanget berada di sini," kata Ikang. Kejutan lain dari Ikang Fawzi adalah album baru yang baru saja diluncurkannya. Album baru itu berbeda dengan ciri khasnya selama ini di musik rock. Kali ini, Ikang mengeluarkan album akustik bertajuk In Love with Ikang Fauzi.

Sesuai dengan judulnya, album tersebut berisi lagu-lagu cinta beraliran pop. "Aku inginaudience-nya lebih luas dengan akustik, karena lagu-lagunya lebih ngepop jadi bisadidengerin di restoran, mal, dan lain-lain," kata Ikang

Materi album diambil dari lagu-lagu Ikang yang populer di era 1980-an, seperti Aku Cinta Kamu, Salam Terakhir, Selamat Malam, Dayang Asmara, dan juga lagu kondangnya,Preman. Namun, ada satu lagu baru berjudul Marry Me. Ikang menyebutnya sebagai nostalgia dengan garapan baru.

Ikang berharap lagu barunya tersebut nantinya bisa dinyanyikan di setiap acara-acara pernikahan, "Karena itu lagunya romantis banget," tambahnya (ninok)


Baca Yang Ini Juga:

comments powered by Disqus