NEWSTICKER

WWF Indonesia Gelar China-Indonesia Sustainable Palm Oil Dialogue 2022 di Jakarta

9 December 2022 08:17

Yayasan WWF Indonesia menggelar China-Indonesia Sustainable Palm Oil Dialogue yang mengangkat tema “Building a Resilient Transition through Sustainable Palm Oil” di Jakarta.

Beberapa perwakilan dari Kemendag RI, Yayasan WWF Indonesia, WWF China dan China Chamber of Commerce of I/E of Foodstuffs Native Produce and Animal By-products (CFNA) tampil sebagai pembicara utama. Dialog kali ini membahas seputar perdagangan dan konsumsi minyak sawit berkelanjutan Tiongkok-Indonesia, transformasi market, kebijakan pemerintah, serta pentingnya rantai pasokan dll.

Sustainable Palm Oil Specialist Yayasan WWF Indonesia, Aditya Benyamin mengatakan bahwa acara tersebut bertujuan merumuskan dan mempromosikan roadmap untuk mendorong konsistensi pedoman pengadaan dan konsumsi minyak sawit berkelanjutan antara Tiongkok dan Indonesia. Yayasan WWF Indonesia juga ingin menyelaraskan norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang perdagangan luar negeri antara kedua negara, khususnya di sektor perdagangan kelapa sawit dan turunannya. 

Selain itu, Sub Koordinator Penerapan Teknologi dan Pemberdayaan Dirjen Perkebunan Dedi menyampaikan bahwa minyak kelapa sawit merupakan salah satu aset terbesar Indonesia. Semua pihak diharapkan bisa terus bekerja sama untuk memperkuat promosi industri kelapa sawit Indonesia dan melakukan pembangunan yang lebih berkualitas.

Indonesia merupakan negara produsen minyak sawit terbesar dunia dengan kontribusi 50-55% terhadap permintaan global, sementara Tiongkok merupakan salah satu importir terbesar minyak sawit Indonesia dan produk turunannya.

Panitia berharap dialog tersebut bisa mendorong komitmen bersama antara Indonesia dan Tiongkok dalam membangun jalan untuk pengembangan berkelanjutan. Tiongkok telah membuat komitmen khusus untuk membeli minyak sawit bersertifikasi Certified Sustainable Palm Oil (CSPO) dan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) untuk mempromosikan perdagangan minyak sawit antara Tiongkok-Indonesia.